Artikel 27 August 2026

Dari Skill Menjadi Profesi, Bandung Dorong Perempuan Siap Mendunia Lewat Pagelaran Rias Nusantara 2026

Admin

Administrator

Team Building Activity

BANDUNG, MUDANESIA — Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang keberanian untuk berdiri di atas kaki sendiri. Semangat itulah yang terasa dalam Workshop Nasional Pagelaran Rias Nusantara, SPA & Barista 2026 yang digelar di Mall Bandung Indah Plaza (BIP), Kota Bandung, Sabtu (15/8/2026). Digagas Rani Sintiawati, M.Pd., Dipl. Cidesco, Direktur LK-LPK Karya Jelita sekaligus Ketua DPD ASTI Jawa Barat, kegiatan ini tampil lebih dari sekadar workshop atau kompetisi. Pagelaran tersebut menjadi ruang bertemunya keterampilan, pendidikan, sertifikasi, dunia kerja, kewirausahaan, industri pariwisata, hingga peluang pasar global. Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pun menjadi energi tersendiri. Peserta diajak melihat keterampilan bukan sekadar hobi, melainkan modal untuk membangun masa depan. Bandung Dorong Perempuan Siap Mendunia Lewat Pagelaran Rias Nusantara 2026 Perempuan Tak Sekadar Terampil, tetapi Harus Berdaya Salah satu sesi yang mencuri perhatian adalah motivasi mengenai kiprah perempuan dalam pembangunan, dunia kerja, dan kewirausahaan yang disampaikan Dewan Kota Bandung, Indri Rindani. Pesannya sederhana, tetapi kuat: perempuan harus berani meningkatkan kapasitas, memiliki keterampilan yang bernilai ekonomi, membangun kemandirian, serta mengambil peran lebih besar di tengah masyarakat. Semangat tersebut sejalan dengan tujuan utama kegiatan, yakni mengubah skill menjadi kompetensi yang memiliki nilai profesional dan ekonomi. Bukan berhenti pada bisa, tetapi bergerak menuju mampu, diakui, dan menghasilkan. Bandung Dorong Perempuan Siap Mendunia Lewat Pagelaran Rias Nusantara 2026 Ketika Pemerintah, Pendidikan dan Industri Duduk Bersama Semangat kolaborasi juga menjadi warna kuat dalam talkshow lintas sektor yang mempertemukan unsur pemerintah, pendidikan, organisasi profesi, dunia usaha, dan mitra pendukung. Berbagai perspektif dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Pendidikan Kota Bandung, Dinas Tenaga Kerja, DPP ASTI, KADIN, serta para mitra memberikan gambaran bahwa peningkatan kompetensi tidak bisa berjalan sendiri. Ada pendidikan yang memperkuat pengetahuan, pelatihan yang membangun keterampilan, sertifikasi yang memperkuat pengakuan kompetensi, dunia usaha yang membuka pasar, serta industri yang membutuhkan sumber daya manusia siap kerja. Dukungan Mall Bandung Indah Plaza (BIP), Travel Mampuh, dan Koperasi Merah Putih Samoja Kota Bandung turut memperkuat ekosistem kolaborasi tersebut. Bandung Dorong Perempuan Siap Mendunia Lewat Pagelaran Rias Nusantara 2026 Budaya Nusantara Naik Kelas Kreativitas peserta kemudian dituangkan melalui Lomba Pagelaran Rias Nusantara. Tata rias, busana, styling, dan kekayaan budaya Indonesia dipadukan menjadi karya yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga menunjukkan bahwa tradisi Nusantara dapat dikembangkan menjadi bagian dari industri kreatif. Para peserta pun tidak sekadar berkompetisi. Mereka memperoleh sertifikat kompetensi sebagai bekal untuk memasuki dunia profesional, mengembangkan usaha, maupun melanjutkan pendidikan dan pelatihan. Dengan pendekatan tersebut, kegiatan ini membangun sebuah rantai pemberdayaan: Skill → Kompetensi → Sertifikasi → Profesi → Peluang Kerja → Kewirausahaan → Pasar Global. Rani Sintiawati Rani Sintiawati: Jangan Berhenti di Punya Skill Rani Sintiawati menegaskan bahwa tantangan dunia kerja saat ini bukan hanya soal memiliki keterampilan, tetapi bagaimana keterampilan tersebut memiliki pengakuan dan dapat dimanfaatkan menjadi peluang nyata. “Kami ingin peserta tidak hanya memiliki skill, tetapi juga memiliki kompetensi yang dibuktikan melalui sertifikasi, keberanian membangun usaha, serta kesiapan memasuki dunia kerja. Harapannya, keterampilan yang mereka miliki dapat menjadi jalan menuju kemandirian ekonomi dan bahkan membuka peluang hingga mendunia.” Menurutnya, profesi seperti MUA, therapist, beautypreneur, barista, dan pelaku usaha kreatif memiliki peluang besar untuk terus berkembang apabila dibarengi kompetensi, profesionalisme, kreativitas, serta kemampuan membaca kebutuhan pasar. Bandung Dorong Perempuan Siap Mendunia Lewat Pagelaran Rias Nusantara 2026 Salah satu rangkaian acara yang memberikan inspirasi bagi para peserta adalah sesi motivasi mengenai kiprah dan peran perempuan dalam pembangunan, dunia kerja, serta kewirausahaan yang disampaikan oleh Dewan Kota Bandung, Ibu Indri Rindani. Dalam sambutannya, Ibu Indri Rindani memberikan motivasi kepada para peserta agar perempuan terus berani meningkatkan kapasitas diri, memiliki keterampilan, membangun kemandirian ekonomi, serta mengambil peran lebih besar dalam keluarga maupun masyarakat. Pesan tersebut menjadi semakin relevan dengan semangat kegiatan yang mendorong peserta untuk menjadikan keterampilan bukan sekadar hobi, tetapi sebagai kompetensi profesional, peluang kerja, dan peluang usaha yang dapat dikembangkan hingga tingkat internasional. Merdeka dengan Kompetensi Workshop Nasional Pagelaran Rias Nusantara, SPA & Barista 2026 menjadi salah satu cara menerjemahkan semangat kemerdekaan dalam konteks kekinian. Jika dahulu perjuangan dilakukan untuk merebut kemerdekaan, maka generasi hari ini menghadapi tantangan berbeda: membangun kemandirian, meningkatkan kompetensi, menciptakan lapangan kerja, dan memenangkan persaingan global. Karena itu, pemberdayaan perempuan melalui pendidikan keterampilan menjadi bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia. Kolaborasi LK-LPK Karya Jelita, DPD ASTI Jawa Barat, pemerintah, dunia pendidikan, organisasi profesi, KADIN, dunia usaha, serta masyarakat diharapkan terus berkembang sehingga semakin banyak masyarakat yang mampu mengubah keterampilan menjadi profesi dan usaha. Rangkaian Workshop Nasional ini sebelumnya telah digelar pada 13 Agustus 2026 di Gedung Creative Hub Bandung, kemudian berlanjut di BIP pada 15 Agustus 2026. Pada akhirnya, Pagelaran Rias Nusantara 2026 membawa pesan yang jauh lebih besar daripada sekadar perlombaan: “Dari Skill Menjadi Kompetensi. Dari Kompetensi Menjadi Profesi. Dari Profesi Menjadi Usaha. Dari Indonesia Menuju Mendunia.”***

Sumber Artikel berjudul "Dari Skill Menjadi Profesi, Bandung Dorong Perempuan Siap Mendunia Lewat Pagelaran Rias Nusantara 2026", selengkapnya dengan link: https://mudanesia.pikiran-rakyat.com/gaya-hidup-kecantikan/pr-13410397755/dari-skill-menjadi-profesi-bandung-dorong-perempuan-siap-mendunia-lewat-pagelaran-rias-nusantara-2026

Tags:
Bagikan:

Siap Membangun Karir di Industri Kecantikan?

Jangan tunda impianmu. Tim konsultan kami siap membantu memilih program yang paling tepat untuk masa depanmu.

Hubungi Kami via WhatsApp